Panduan menulis naskah voice over
Ada banyak cara untuk mendapatkan voice over berkualitas tinggi. Voice actor profesional paham kebutuhan khusus pekerjaan ini dan bisa menyesuaikan performa mereka dengan naskah. Dengan layanan AI voice over seperti Speechify Voice Over Studio, mendapatkan suara berkualitas dengan biaya terjangkau jadi lebih mudah.
Namun, voice acting terbaik sekalipun tidak akan banyak membantu jika naskah Anda kurang bagus. Di panduan ini, Anda akan mempelajari empat elemen penting untuk membuat naskah voice over yang disukai talent dan dinikmati audiens.
Membuat konsep
Semua naskah voice acting dimulai dari konsep kreatif. Anggap ini sebagai "ide besar" yang menentukan arah naskah dan juga keseluruhan proyek voice over Anda.
Konsep ini dimulai dengan menentukan kebutuhan naskah. Misalnya, voice over komersial untuk video B2B biasanya menggunakan istilah teknis. Voice talent harus membacakannya dengan keyakinan agar terdengar meyakinkan.
Hal yang sama berlaku untuk naskah narasi e-learning. Sementara naskah video game lebih fleksibel dan memberi ruang eksplorasi bagi artis voice over.
Untuk menemukan konsep kreatif utama, Anda perlu melakukan hal berikut:
- Tentukan audiens target naskah Anda.
- Buat tema utama yang konsisten agar selaras dengan audiens.
- Pikirkan respons emosional apa yang ingin dibangun, karena ini akan memengaruhi call to action (jika ada).
- Tentukan jumlah kata, karena ini akan memengaruhi seluruh anggaran produksi Anda. Naskah lebih panjang berarti lebih banyak pekerjaan produksi dan voice over.
Menentukan gaya penulisan
Masih berhubungan dengan poin sebelumnya, gaya penulisan Anda bergantung pada siapa audiens naskah Anda.
Misalnya, naskah podcast biasanya lebih santai dan mengalir seperti obrolan, memberi ruang memakai bahasa gaul dan tak terlalu teknis. Naskah video penjelasan membutuhkan suara yang lebih komersial. Sementara naskah trailer film memakai intonasi bombastis dan iklan film.
Semua ini kembali ke audiens dan gaya (pribadi/profesional) penulisan Anda.
Apa pun gaya yang Anda pilih, naskah harus selalu jelas.
Kurangnya kejelasan bisa memicu masalah. Voice talent harus terus bertanya soal cara membaca, bahkan bisa berujung pada revisi berbayar yang membuat anggaran membengkak.
Sebaiknya pelajari dulu dasar-dasar penulisan naskah sebelum mulai menulis.
Cek contoh latihan naskah voice over agar tahu seperti apa ekspektasi voice talent. Pertimbangkan membuat demo voice over untuk mendengarkan dan menilai apakah perlu revisi.
Tahu siapa yang Anda tuju dan pesannya
Sebenarnya, Anda sedang berbicara kepada siapa?
Kelihatannya sepele, tapi sering diabaikan penulis naskah pemula.
Misalnya, Anda menulis naskah untuk video YouTube di channel dengan banyak pengikut. Maka, naskah harus selaras dengan gaya dan suara yang sudah dikenal subscriber.
Sebaliknya, menulis naskah untuk video game lebih soal menyesuaikan naskah dengan karakter, bukan audiens. Di sini, Anda lebih bebas bereksperimen karena membangun ekspektasi baru, bukan mengikuti yang sudah ada.
Tips: buat persona fiktif pendengar naskah Anda. Bayangkan karakteristik dan ekspektasinya, lalu tulis naskah sesuai kebutuhan persona tersebut.
Format naskah dengan benar
Melihat pustaka naskah bisa membantu Anda memahami format naskah, karena naskah bukan sekadar kalimat yang dibaca voice actor. Naskah juga harus memuat instruksi.
Misalnya, dalam naskah Anda tertulis:
"ABC Delivery – Kirim paket ke pintu Anda tepat waktu dan sesuai anggaran."
Kalimat ini perlu dilengkapi instruksi, misalnya:
- Baca ABC sebagai singkatan.
- Tekankan kata "tepat waktu" dan "sesuai anggaran".
Hubungan antara kalimat dan instruksi inilah yang harus selalu ada di naskah, agar voice talent tahu persis gaya membaca yang diinginkan.
Anda juga bisa menambahkan timestamp, agar suara dibacakan di waktu tertentu. Misalnya, di video 1 menit Anda ingin kalimat tertentu dibaca di waktu spesifik. Maka naskah bisa seperti di bawah:
00:00 - 00:15 - <Baris Pertama>
<Instruksi untuk Baris Pertama>
00:15 - 00:25 - <Baris Kedua>
<Instruksi untuk Baris Kedua>
Dan seterusnya hingga naskah selesai. Semakin detail timestamp dan instruksi, semakin mudah proses rekaman.
Gunakan Speechify Voice Over Studio untuk hasil suara terbaik
Bekerja dengan voice actor setelah naskah selesai bisa jadi mahal dan rumit. Kabar baiknya, ada cara mendapatkan voice over profesional yang memungkinkan Anda mencoba berbagai suara dan intonasi, yaitu Speechify Voice Over Studio.
Dengan Speechify Voice Over Studio, Speechify memanfaatkan teknologi text to speech untuk menghasilkan rekaman audio dari teks apa pun. Pilih ratusan suara, puluhan bahasa, serta kecepatan dan nada beragam untuk voice over yang sesuai kebutuhan Anda.
Cara pakainya sangat mudah. Cukup copy-paste teks ke platform, tekan tombol, dan download voice over dalam hitungan menit. Untuk info lebih lanjut, cek Speechify Voice Over Studio gratis hari ini.
FAQ
Apa perbedaan naskah voice over dan naskah lain?
Pada naskah voice over, pengucapan yang jelas adalah bagian penting. Untuk naskah lain, kadang Anda cukup membayangkan di kepala, tapi penyampaian voice actor bisa berbeda dari yang Anda bayangkan.
Apa contoh narasi voice over yang bagus?
Ada banyak contoh narasi voice over hebat di film, salah satunya narasi Morgan Freeman di The Shawshank Redemption.
Siapa narator voice over terbaik?
Daftar narator voice over terbaik versi IMDB mencakup Morgan Freeman, James Earl Jones, dan Peter Cullen. Namun, banyak profesional voice over lain juga mampu memberi narasi luar biasa.
Apa keunggulan voice over?
Voice over yang bagus memberi karakter pada video dan membuat penonton lebih terlibat secara emosional.

