Apa yang membuat audiobook bagus?
Setiap audiobook itu berbeda. Ada yang langsung memikat dengan cerita seru dan karakter yang gampang diingat. Ada juga yang hambar, membuat Anda enggan mendengarkan ulang.
Ada beberapa faktor yang menentukan kualitas pengalaman Anda saat menikmati audiobook. Artikel ini akan membahas hal-hal tersebut.
Ciri-ciri audiobook yang hebat
Audiobook yang bagus harus lebih dari sekadar cerita dan tulisan yang oke. Berikut hal-hal yang sebaiknya Anda perhatikan saat memilih platform audiobook, atau saat ingin membuat versi audio dari buku Anda sendiri.
Narator audiobook yang bagus
Seorang narator bisa menentukan apakah Anda menikmati audiobook di Speechify atau Audible. Ini kualitas terpenting yang harus dimiliki pengisi suara:
- Pelafalan jelas – Narator buku ataupun podcast harus mengucapkan setiap kata dengan benar dan bersih. Suaranya tidak boleh terlalu diartikulasi, cadel, atau bersiul.
- Kontrol napas baik – Narator harus bisa mengatur napas. Kalau tidak, mereka bisa kedodoran saat berbicara dan kehabisan napas.
- Penceritaan menarik – Ciri penting lain narator hebat adalah cara bercerita yang mengena. Mereka harus membuat Anda larut dalam narasi, mengikuti tujuan penulis dan nada konten. Mereka juga harus konsisten selama narasi.
Konten berkualitas tinggi
Anda mungkin suka pengisi suara tertentu, terlepas dari kontennya. Meski sebagian narator hanya mengerjakan proyek berkualitas, konten tetap perlu jadi pertimbangan saat memilih audiobook.
Misalnya, mendengarkan sesuatu yang Anda minati jauh lebih baik daripada hanya mendengar pengisi suara hebat membacakan cerita yang membosankan.
Anda juga perlu memikirkan jenis konten apa yang ingin Anda dengarkan dalam format audio. Novel grafis yang mengandalkan gambar atau buku referensi dengan bagan biasanya lebih cocok dibaca dengan cara konvensional.
Penggunaan suara karakter
Suara karakter yang diciptakan narator bisa jadi faktor penentu. Ada yang suka audiobook dibacakan datar dengan satu suara narator saja, tapi ini sering terasa kurang menarik dibandingkan novel dengan suara-suara karakter yang kuat.
Misalnya, Anda bisa memilih buku dengan narator yang memakai suara-suara khas atau bahkan menggunakan banyak pengisi suara. Ini bisa mengubah pengalaman mendengarkan dan memberi nuansa baru pada judul klasik.
Ingat, narator sebaiknya tidak berlebihan saat menirukan suara karakter. Jika suara terlalu melengking, sengau, atau aneh, Anda bisa terganggu. Begitu juga jika perbedaan gender karakter utama dibuat terlalu dramatis.
Anda juga perlu memperhatikan jeda antar karakter suara. Ini membantu Anda menikmati buku fiksi maupun nonfiksi dengan lebih baik dan mengikuti percakapan dengan mudah.
Jika narator bisa menyeimbangkan nada alami dan variasi suara karakter, pengalaman mendengarkan jadi istimewa. Entah Anda menikmati ilmiah-fantasi atau novel komedi, penampilan seperti itu wajib ada di audiobook profesional.
Penggunaan efek suara
Audiobook yang bagus punya efek suara yang mumpuni. Misalnya, sulit membayangkan novel fantasi tanpa suara pertempuran atau bunyi-bunyi lain yang menghidupkan dunia cerita. Tanpanya, pengalaman terasa kurang lengkap dan Anda mungkin enggan mengulanginya.
Laju, pelafalan, dan intonasi tepat
Seperti disebutkan sebelumnya, jeda antar dialog dan paragraf penting untuk pemahaman. Laju, pengucapan, dan intonasi juga sama pentingnya. Jika narator menguasai ketiganya, Anda pasti lebih menikmati audiobook-nya.
Baik narator wanita maupun pria harus bisa mempercepat tempo di adegan penuh aksi, lalu melambat saat adegan romantis atau emosional agar adegan terasa lebih berkesan.
Terkait pelafalan dan intonasi, kejelasan tetap yang utama. Narator yang kurang terlatih tidak akan bisa menyelamatkan bahkan buku Harry Potter terbaik sekalipun.
Suntingan suara yang mengurangi bunyi mulut
Terkadang, narator tidak berhasil membaca naskah dengan baik. Ia bisa melewatkan, mengubah, atau menambah kata maupun frasa yang justru merusak pengalaman. Narator terbaik mengantisipasi kesulitan dan tampil maksimal.
Namun bahkan narator andal pun kadang tidak dapat menghilangkan suara mulut. Di sinilah suntingan voice over berperan, membuat audio lebih nyaman didengar dengan mengurangi bunyi mulut berlebihan.
Audio meningkatkan materi asli
Penambahan audio unik dalam audiobook dapat langsung menarik perhatian Anda. Beberapa produser menambahkan musik untuk membangun suasana, emosi, dan karakter pada judul tersebut.
Musik latar dan efek suara membuat audiobook terasa seperti film berkesan yang membekas di ingatan. Berikut manfaat menambahkan audio tambahan:
- Memperbaiki tempo cerita
- Mendukung nilai budaya
- Transisi lebih mulus
- Memperkuat suasana dan intensitas
- Meningkatkan emosi
Speechify Audiobooks - Nikmati audiobook top berbagai genre
Banyak faktor menentukan kualitas pengalaman mendengarkan Anda, termasuk narator hebat. Speechify Audiobooks punya banyak judul yang dibacakan pengisi suara berbakat.
Jika ingin mendengar audiobook, buku anak, resep, atau karya lain yang dibacakan oleh Jim Dale, Julia Whelan, Tom Hanks, Toni Morrison, atau tokoh terkenal lain, Anda tak salah pilih dengan koleksi Speechify. Coba Speechify Audiobooks dan nikmati sesi mendengarkan pertama Anda secara gratis.
FAQ
Bagaimana cara membuat audiobook yang bagus?
Buat audiobook yang bagus dengan narasi yang kuat dan mampu menangkap nada serta maksud penulis.
Apa kelebihan dan kekurangan audiobook?
Audiobook memudahkan pemahaman dan memberikan pengalaman yang lebih imersif. Namun, kadang harganya lebih mahal dari buku cetak. Untungnya, di Speechify Audiobooks, Anda bisa mendapatkan harga terbaik untuk audiobook.
Berapa penghasilan narator audiobook?
Narator pemula menerima $10–$100 per proyek setelah produser audiobook mengunggah konten ke Audiobook Creation Exchange (ACX).
Apa saja skill yang dibutuhkan narator audiobook?
Narator audiobook harus jelas, mampu mengatur napas, dan bercerita dengan menarik. Anda juga harus bisa mengontrol bunyi mulut bila ingin menarasikan audiobook sendiri.
Apakah audiobook sama efektifnya dengan membaca?
Ya. Pendengar audiobook pemula bisa mendapatkan manfaat yang sama dengan membaca buku, terutama dalam mengingat isi.
Apakah mendengarkan audiobook baik untuk kesehatan?
Mendengarkan audiobook baik untuk kesehatan karena mengurangi ketegangan mata. Inilah salah satu alasan audiobook makin populer dibandingkan buku tulis.
Apa bedanya audiobook dengan audio course?
Audiobook adalah versi audio dari buku tercetak, sedangkan audio course berisi materi edukasi hanya dalam format audio.

