Secara sederhana, disleksia adalah gangguan belajar. Ini menyebabkan kesulitan seperti susah membaca, menulis, dan mengeja. Karena sifatnya, kondisi ini bisa menghambat orang belajar seperti biasa, karena membaca dan menulis sangat penting. Namun, anak disleksia bukan berarti tidak cerdas, berbeda dengan yang punya disabilitas belajar.
Untuk mengatasinya, banyak pembaca yang kesulitan memakai buku audio. Ini adalah versi audio dari materi tertulis apa pun—mulai dari novel populer, buku anak, hingga materi belajar nonfiksi. Yang terakhir ini disebut buku teks audio, karena fokus pada pendidikan.
Di beberapa paragraf berikut, kami akan memperkenalkannya, sekaligus cara membuat semua materi tertulis bisa didengarkan.
Teknologi bantu untuk disleksia
Teknologi bantu (AT) adalah program & perangkat yang memudahkan aktivitas sehari-hari bagi penyandang disabilitas baca. AT untuk disleksia bisa berupa apa saja yang membantu membaca, mengeja, dan memahami bacaan.
Sebagian besar sekolah, perguruan tinggi, hingga universitas di Amerika Serikat menyediakan teknologi ini gratis untuk siswa yang butuh. Namun, hasil dari bantuan sekolah sering tidak maksimal, jadi siswa tetap harus mengaturnya sendiri.
Memilih AT yang tepat tergantung preferensi pribadi. Jika sulit membaca, buku audio adalah pilihan tepat. Namun, jika sulit menulis, gunakan AT pengubah suara ke teks. Semua kembali ke kebutuhan Anda.
Alat bantu bermanfaat untuk pelajar disleksia
Sekarang, pelajar disleksia bisa memakai banyak perangkat keras & lunak yang dirancang khusus. Semua alat ini termasuk kategori teknologi bantu. Berikut tiga yang paling populer.
- Pengenalan suara: Perangkat lunak ini mendengarkan suara Anda lalu mengubahnya menjadi teks. Sering juga disebut software suara-ke-teks. Tujuannya memudahkan penyandang disleksia menulis email, chat, atau menulis di laptop, smartphone, atau tablet.
- Pemeriksa ejaan: Walau sekarang semua orang memakainya, alat ini awalnya dibuat untuk disleksia karena otomatis memperbaiki kesalahan ejaan di teks, email, maupun dokumen di perangkat elektronik.
- Teks-ke-suara: Kebalikan dari pengenalan suara, aplikasi teks-ke-suara (TTS) mengubah tulisan menjadi audio. Semua e-book bisa dijadikan audio, lengkap dengan pilihan suara narator, kecepatan, dan nada bacaan.
Apa itu pembaca TTS?
Karena kami sudah menyebut aplikasi TTS, mari dijelaskan lebih lanjut. Intinya, alat ini adalah teknologi bantu. Tujuannya membantu orang dengan kesulitan membaca seperti disleksia atau gangguan penglihatan menikmati konten tulisan, seperti orang lain.
Sebagian besar pembaca teks-ke-suara canggih memakai teknologi pengenalan karakter optik. Ini membuat alat dapat mendeteksi huruf, simbol, dan kata lalu membacakannya dengan suara buatan. Juga didukung AI dan pembelajaran mesin supaya lebih efektif.
Namun, bukan hanya orang berkebutuhan khusus yang memakai software ini. Banyak orang suka karena bisa dipakai untuk multitasking.
Ada banyak aplikasi TTS online. Paling populer misalnya Polly dari Amazon, Google Speech Services, dan Speechify. Semua punya kelebihan dan kekurangan, jadi belum tentu cocok untuk Anda. Kecuali Speechify.
Speechify
Seperti aplikasi teks-ke-suara lain, Speechify memakai OCR, AI, dan machine learning untuk mengubah tulisan jadi audio.
Speechify juga memungkinkan Anda memotret tulisan fisik, lalu OCR mengubahnya ke suara dalam beberapa detik. Itulah sebabnya sangat disukai pelajar—catatan bisa langsung jadi audio saat belajar.
Bukan hanya buat buku teks audio pribadi, Speechify bisa mentranskripsi email dan dokumen lain. Benar-benar memudahkan hidup pelajar serta siapa pun yang kesulitan membaca karena disleksia.
Ini software yang mudah digunakan, punya 30+ suara baca & lebih dari 15 bahasa — bermanfaat untuk pembelajar bahasa. Anda juga dapat mengatur kecepatan baca sesuai keinginan.
Alasan lain aplikasi ini paling top adalah Speechify tersedia di semua platform populer. Bisa digunakan di PC Windows, laptop macOS, juga plug-in untuk Google Chrome dan browser Safari. Di ponsel, cukup unduh dari Google Play atau App Store Apple.
FAQ
Apakah buku audio baik untuk disleksia?
Siswa disleksia biasanya membaca di bawah standar kelas. Namun, mereka bisa meningkat tajam. Mendengarkan sambil membaca materi yang sama lewat buku audio sangat membantu.
Apakah disleksia bisa hilang?
Tak hanya memengaruhi kemampuan membaca dasar, disleksia adalah masalah seumur hidup pada otak dan tidak bisa hilang. Penderitanya harus mencari cara beradaptasi (misalnya memakai buku audio), karena tidak bisa dihilangkan permanen.
Apakah buku digital membantu disleksia?
Jurnal PLOS One terbitan 18 September menyebut e-reader sangat membantu disleksia. Jika disetel menampilkan beberapa kata per baris, membaca jadi lebih mudah dan isinya lebih cepat dipahami.
Apakah ada versi audio buku teks?
Banyak platform menawarkan buku nonfiksi dalam format audio. Bisa didengarkan lewat komputer, tablet, atau smartphone. Cara kerjanya mirip podcast—memberi alternatif belajar mandiri bagi siswa & guru.

