Disleksia adalah gangguan belajar yang ditandai dengan kesulitan membaca. Kondisi ini bisa menurunkan kualitas hidup seseorang dan menjadi tantangan besar untuk anak-anak.
Gejalanya beragam, tapi anak disleksia biasanya kesulitan menguasai keterampilan membaca dasar. Bagi otak disleksia, kata-kata tidak selalu mudah dibaca sehingga anak cenderung memilih buku bergambar.
Untungnya, ada banyak cara bagi orang tua dan pendidik untuk membantu anak mengatasi gangguan belajar. Intervensi dini, pendidikan khusus, dan buku tentang perbedaan cara belajar adalah bekal efektif agar anak bisa melewati tantangan di masa tumbuh kembang.
Kami akan mengulas lima buku yang dapat membantu pembaca enggan lebih memahami kondisinya.
Buku disleksia untuk anak-anak
Anak disleksia biasanya adalah pembaca yang kesulitan. Mereka cerdas dan kreatif, tapi perbedaan cara belajarnya membuat membaca dan tugas sekolah jadi kurang menyenangkan. Akibatnya, mereka jarang membaca buku anak dan enggan berlatih membaca.
Banyak buku pelajaran umum tidak dirancang untuk anak yang punya gangguan belajar. Tapi buku-buku berikut ini menyajikan kisah seru dan inspiratif. Bukan hanya menghibur anak disleksia, tapi juga meyakinkan mereka bahwa mereka tidak sendirian dan tetap bisa sukses.
My Name is Brain Brian - Jeanne Betancourt
Buku anak ini diadaptasi dari kisah nyata masa kecil Betancourt. Tokoh utamanya Brian, siswa kelas 6 yang mencoba menyembunyikan disleksianya dari teman-teman. Ia takut hari pertama sekolah karena sering diejek, tapi segalanya berubah saat guru mencurigai Brian punya disleksia dan merekomendasikan tes evaluasi.
Saat Brian menerima bahwa otaknya berbeda, ia juga mendapat akses ke teknologi bantu seperti laptop dan perekam suara.
Buku ini cocok untuk anak yang mungkin merasa malu dengan disabilitasnya. Jika Brian bisa berkembang di sekolah, anak lainnya pun bisa asalkan mendapat dukungan yang memadai.
Hank Zipzer: A Tale of Two Tails - Henry Winkler dan Lin Oliver
Judul ini bagian dari seri buku best-seller tentang Hank Zipzer, anak dua belas tahun penuh petualangan yang tidak membiarkan disleksia menghalanginya.
Kocak dan pantang menyerah, ia mengikuti lomba maskot sekolah dengan anjingnya. Walau sudah berusaha, ia hampir menyerah karena kesulitan pelajaran. Untungnya, teman-temannya memberi dukungan dan menunjukkan arti kerja sama tim.
Buku ini adalah kisah inspiratif untuk anak yang merasa terasing karena gangguan belajar. Meski merasa sendirian, ternyata selalu ada teman yang siap membantu.
Overcoming Dyslexia - Sally Shaywitz
Buku ini adalah sumber ilmiah sekaligus praktis untuk orang tua anak dengan kesulitan belajar.
Dr. Shaywitz merangkum hasil riset terbaru tentang disleksia dan proses belajar membaca, memberi bekal informasi bagi orang tua untuk mendukung anaknya.
Buku ini membahas antara lain:
- Masalah yang dialami orang disleksia pada tiap tahap usia
- Bagaimana teknologi membantu anak-anak dan dewasa mengatasi kesulitan membaca
- Kaitan antara disleksia dan kondisi lain seperti ADHD serta kecemasan
- Cara menyiasati disleksia dan menjalani hidup bahagia
- Latihan fonik untuk memperkuat kemampuan membaca anak
Singkatnya, buku ini membimbing orang tua menemukan gaya belajar yang sesuai kebutuhan anak, misalnya lewat aplikasi ataupun buku kerja khusus membaca.
The Alphabet War: A Story of Dyslexia - Diane Burton Robb
Novel grafis dengan ilustrasi indah ini bercerita tentang Adam, anak penuh semangat yang mulai TK. Saat belajar huruf, ia frustrasi karena tak bisa membedakan "b" dan "d", hingga jadi pendiam. Ejaannya pun kacau. Saat guru menyadari masalah membacanya di kelas tiga, datanglah intervensi untuk membantunya.
Dengan bantuan profesional, Adam tak lagi takut ke sekolah dan menyadari bahwa ia unggul di bidang lain.
Perjalanan Adam sangat relate untuk anak dengan semua level membaca yang berjuang melawan disleksia, dari pembaca yang kesulitan hingga bisa membaca mandiri. Dengan dukungan yang cukup, anak disleksia lain pun bisa.
Close to Famous - Joan Bauer
Foster berusia dua belas pindah ke desa dan bercita-cita jadi host acara masak. Membaca bukan keahliannya, tapi kreativitasnya tersalurkan lewat memasak.
Saat Foster pindah ke kota kecil, ia mendapat teman yang membantunya belajar membaca. Meski malu mengakui sudah lulus kelas enam tanpa lancar membaca, Foster tetap berani menghadapi masalahnya.
Bauer menyoroti pentingnya dukungan komunitas dalam membangun kepercayaan diri anak disleksia. Rasa percaya diri yang kuat membantu mereka mengatasi kesulitan belajar.
Coba Speechify – ubah semua bukumu jadi audiobook
Teknologi bantu sudah semakin maju. Anak disleksia kini bisa memakai aplikasi seperti Speechify yang membuat membaca lebih menyenangkan.
Aplikasi ini mendukung pembelajaran multisensori, yang bermanfaat bagi anak dengan kesulitan belajar seperti disleksia, disgrafia, dan ADHD. Saat program membacakan dokumen Word, halaman web, atau file PDF dengan suara, teksnya disorot agar pengguna bisa mengikuti. Ini melatih kesadaran fonemik dan pengenalan kata untuk meningkatkan kemampuan membaca.
Paling penting, ini pilihan utama untuk pembaca yang kesulitan karena bisa mengubah buku apa saja–termasuk judul di atas–menjadi audiobook. Tidak semua buku wajib sekolah punya audiobook, jadi Speechify adalah solusi praktis yang mudah digunakan.
Coba gratis hari ini di komputer atau HP-mu dan lihat sendiri manfaatnya untuk anak Anda.
FAQ
Apa itu buku ramah disleksia?
Buku ramah disleksia memakai ukuran huruf lebih besar agar pembaca lebih mudah memahami materi dan mengurangi kesulitan membaca.
Bagaimana membantu anak disleksia?
Ciptakan suasana positif dan konsultasikan ke profesional soal metode belajar terbaru untuk anak dengan masalah membaca.
Bagaimana meningkatkan kemampuan membaca anak disleksia?
Coba pakai teknologi bantu. Aplikasi seperti Speechify menggabungkan baca dan dengar, membuat membaca jadi lebih santai dan tanpa stres.
Apa harus saya lakukan jika menduga anak saya disleksia?
Bicaralah pada guru dan konselor sekolah untuk mengetahui langkah selanjutnya. Biasanya akan disarankan tes karena intervensi dini sangat penting bagi anak disleksia.
Apa saja gejala disleksia?
Gejala paling umum disleksia pada anak adalah kesulitan mengeja, membaca, dan berbicara.

