Rekomendasi buku selebriti terbaik
Setiap orang punya satu buku yang selalu direkomendasikan ke orang lain. Banyak hal yang bisa kamu pelajari tentang seseorang dari buku yang mereka baca, begitu juga dengan selebriti. Artikel ini memuat beberapa rekomendasi buku dari selebriti terkenal.
Buku-buku keren pilihan para selebriti
Reese Witherspoon - Dad Is Fat
Reese Witherspoon adalah selebriti Hollywood dan pembaca setia, bahkan sampai membuat klub bukunya sendiri. Salah satu rekomendasi favoritnya adalah Dad Is Fat karya Jim Gaffigan.
Penulisnya adalah seorang komedian yang hidupnya berubah saat bertemu istrinya dan jadi ayah dari lima anak. Setelah punya jutaan pengikut di Twitter dari berbagi kisah seputar jadi ayah, ia memutuskan menulis buku ini.
Sebagai orang yang sangat mengutamakan keluarga, Reese Witherspoon merasa buku ini kocak sekaligus jujur banget tentang suka duka jadi orang tua.
Emma Watson - My Life on the Road
Sebagai feminis vokal, banyak buku di daftar bacaan Emma Watson berkisar pada perjuangan perempuan untuk kesetaraan. Salah satu buku favoritnya adalah My Life on the Road karya Gloria Steinem.
Sejak masih muda, Steinem sadar hidup menetap bukan untuknya. Dalam My Life on the Road, ia membagikan pengalamannya sebagai aktivis yang keliling dunia hingga pendirian majalah Ms.
Oprah Winfrey - I Know Why the Caged Bird Sings
Oprah’s Book Club adalah komunitas pembaca penuh semangat. Salah satu rekomendasi utamanya adalah I Know Why the Caged Bird Sings karya Maya Angelou, yang menurut Oprah sangat mengubah hidup. Tapi ini bukan buku self-help.
Oprah merasa langsung nyambung dengan penulis dan kisahnya. Hidup Oprah sangat mirip dengan penulis, dari masa kecil bersama kakek-nenek sampai menjadi korban kekerasan seksual.
Emma Roberts - Orwell’s Roses
Lewat klub bukunya, Emma Roberts membangun komunitas penggemar buku yang selalu menantikan rekomendasinya. Ia membagikan semua buku favoritnya di media sosial lengkap dengan ulasannya.
Orwell’s Roses karya Rebecca Solnit mengungkap kecintaan Orwell pada berkebun dan pandangan politiknya. Kisahnya memadukan kritik sastra dan biografi.
Natalie Portman - Cloud Atlas
Kisah Cloud Atlas karya David Mitchell difilmkan berkat Natalie Portman. Ia pertama kali membacanya saat syuting film dan langsung jatuh cinta. Ia bahkan merekomendasikannya ke sutradara Lana Wachowski, yang kemudian mengangkatnya ke layar lebar.
Buku ini berisi enam cerita bersarang dengan gaya berbeda, diceritakan oleh tokoh utama di cerita keenam. Buku ini menggabungkan metafiksi, fiksi ilmiah, dan sejarah.
Barack Obama - Truth Decay
Mantan Presiden AS, Barack Obama, sering menyatakan kecintaannya pada buku. Banyak pilihannya yang sangat berpengaruh dalam hidup dan berkaitan dengan politik atau cara pandang masyarakat dari sudut berbeda.
Truth Decay karya Michael D. Rich wajib dibaca siapa saja yang ingin memahami politik Amerika dan menurunnya kepercayaan publik pada institusi dan demokrasi.
Sarah Jessica Parker - The Catcher in the Rye
Rekomendasi buku Sarah Jessica Parker (SJP) mungkin sudah ada di rak banyak orang. The Catcher in the Rye karya J. D. Salinger adalah novel klasik Amerika tahun 1945. Menurut SJP, ini buku yang perlu dibaca ulang sesekali.
Kisahnya fokus pada dua hari dalam hidup Holden Caufield. Remaja 16 tahun ini pergi ke New York setelah dikeluarkan dari sekolah. Ceritanya menelusuri kegelisahan, keterasingan sosial, kepolosan, dan kebutuhan akan rasa diterima. SJP bilang tokoh utamanya pasti bikin kamu ikut kebawa suasana.
Gwyneth Paltrow - Jane Eyre
Jane Eyre karya Charlotte Bronte adalah klasik sepanjang masa dan bagi Gwyneth Paltrow, menjadi sumber penghiburan. Banyak klub buku selebriti juga membahas sastra klasik.
Ceritanya mengikuti kehidupan Jane Eyre, gadis sederhana yang harus menghadapi berbagai rintangan, seperti bibi kejam, kondisi hidup berat, dan cinta pada pria yang sudah menikah.
Halle Berry - Are You There, God? It’s Me, Margaret
Rekomendasi buku Halle Berry banyak bercerita tentang perempuan, baik nyata maupun fiksi, yang bisa ia rasakan dekat. Saat pertama baca Are You There, God? It’s Me, Margaret karya Judy Blume di usia 13, buku ini membantunya melalui masa sulit. Ia suka buku yang memberinya pelajaran baru, walaupun karakternya fiksi.
Buku ini bercerita tentang pergulatan seorang gadis muda tanpa bimbingan agama karena orang tuanya beda keyakinan. Ayahnya Yahudi, ibunya Kristen. Dalam novel, ia mulai mencari jati diri keagamaannya.
Speechify audiobooks - sumber kisah seru kamu
Mungkin kamu tak menyangka banyak selebriti Hollywood ternyata kutu buku, seperti yang sudah kamu lihat di atas. Mereka suka membaca dan berbagi temuan favoritnya.
Kalau kamu penggemar audiobook, Speechify punya buku favorit selebriti dan ratusan judul lain yang pasti kamu suka. Kunjungi Speechify Audiobooks dan temukan ratusan buku klasik dan premium.
FAQ
Apa yang dibaca para selebriti di 2022?
Penasaran buku yang dibaca selebriti favorit di 2022? Pilihan klub buku Reese Witherspoon, misalnya, adalah memoar Selma Blair Mean Baby, dan Natalie Portman membaca Vladimir karya Julia May Jonas.
Apa yang dibaca Emma Watson?
Emma Watson suka kisah inspiratif tentang perempuan yang berjuang untuk kesetaraan. Salah satunya karya Glennon Doyle yang ia sukai.
Apa yang dibaca Timothee Chalamet?
Selera buku Timothee Chalamet beragam, dari klasik seperti Little Women sampai sastra kontemporer seperti Winners Take All.
Apa sebaiknya saya baca di 2023?
Beberapa buku wajib baca 2023 antara lain Bitter Orange Tree karya Jokha Alharthi, Breathless karya David Quammen, dan The Candy House karya Jennifer Egan.
Apa buku terbaik untuk dibaca tahun 2023?
Salah satu buku paling banyak direkomendasikan di 2023 adalah A Heart That Works karya Rob Delaney. Buku ini adalah memoar keluarga Delaney setelah anaknya terdiagnosis tumor otak.
Siapa yang membaca The Handmaid's Tale pada 2022?
Pada 2022, The Handmaid’s Tale adalah salah satu pilihan klub buku terpopuler.

