Cara membantu siswa dengan perbedaan belajar agar sukses di sekolah
Siswa dengan kesulitan belajar bisa sukses jika materi disampaikan dengan cara yang mudah dipahami. Perbedaan belajar dapat diatasi dengan menyesuaikan lingkungan belajar. Walau kadang menantang, siswa dengan berbagai tipe kesulitan belajar tetap bisa berprestasi di sekolah.
Apa itu perbedaan belajar?
Agar dapat mendukung siswa dengan kesulitan belajar, penting mengenali jenis-jenis perbedaan belajar yang ada. Gaya belajar tiap siswa berbeda; memahami dasar-dasar perbedaan belajar penting untuk keberhasilan mereka. Biasanya, distrik sekolah Anda juga menyediakan pelatihan guru untuk strategi mendukung siswa dengan perbedaan belajar.
Disleksia
Siswa dengan disleksia mengalami kesulitan memahami kata tertulis serta isi bacaan, bahkan pada kata yang sudah mereka kenal.
Disgrafia
Disgrafia adalah gangguan belajar yang memengaruhi seluruh aspek menulis, seperti ejaan, jarak antar kata, ukuran tulisan, dan menulis dalam area terbatas.
Diskalkulia
Siswa dengan diskalkulia kesulitan memahami konsep dasar aritmatika dan melakukan perhitungan matematika.
ADHD
Siswa dengan ADHD (attention deficit hyperactivity disorder) sulit fokus, kurang kontrol terhadap perilaku impulsif, dan cenderung sangat aktif.
Autisme
ASD (autism spectrum disorder) adalah gangguan perkembangan yang menyebabkan masalah interaksi sosial dan komunikasi. Beberapa juga mengalami perilaku obsesif, berulang, serta kesulitan memproses rangsangan multisensorik.
Membantu siswa dengan perbedaan belajar lebih baik di sekolah
Tidak ada satu cara pasti untuk membantu siswa dengan kesulitan belajar sukses di sekolah. Namun, dengan mengenali kebutuhan mereka dan menggunakan pendekatan praktis, mereka dapat berprestasi. Banyak teknik berikut ini mendukung semua siswa, bukan hanya yang memiliki kesulitan belajar.
Izinkan bergerak
Anak dengan ADHD sulit diam dan fokus, sehingga pembelajaran terasa berat. Untuk siswa ADHD, terutama SD/SMP, melibatkan aktivitas fisik di kelas sangat membantu. Bisa gunakan bola senam/yoga, bukan kursi. Gerakan lembut di bola bisa membantu mereka fokus dan mengontrol hiperaktivitas.
Istirahat sensorik
Beberapa siswa, khususnya yang ada di spektrum autisme, mudah merasa kewalahan akibat rangsangan berlebih. Lingkungan belajar tertentu dapat menghambat proses mereka. Istirahat sensorik dapat sangat membantu kesehatan mental mereka.
Saat istirahat singkat ini, siswa autisme bisa diberi alat sensorik seperti pasir kinetik, water beads, atau buku mewarnai yang menenangkan.
Teknologi bantu
Siswa SMP dan SMA dengan disleksia dapat meningkatkan prestasi dengan alat bantu teknologi. Text to speech seperti Speechify membantu mereka membaca dan memahami lebih baik dengan mendengarkan narator membacakan teks.
Pendidikan khusus
Beberapa siswa butuh program pendidikan khusus. Bisa ke sekolah khusus atau sekolah umum dengan guru pendidikan khusus. Program ini membantu keterampilan sosial, manajemen waktu, pemecahan masalah, dan kesejahteraan mereka. Durasi program bisa setahun atau lebih singkat. Guru pendidikan khusus bisa bekerja dengan siswa perorangan atau dalam kelas.
Orang tua siswa dengan kebutuhan belajar khusus dapat mempertimbangkan IEP (Individualized Education Programs) dan memilih apakah pembelajaran tatap muka atau pendidikan khusus paling sesuai untuk anak mereka.
Rekomendasi umum lainnya
Agar siswa dengan kesulitan belajar bisa berkembang optimal, guru dapat melakukan perubahan kecil di sistem pembelajaran. Penyesuaian sederhana pada lingkungan belajar bisa meningkatkan kesehatan mental seluruh siswa, bukan hanya yang berkebutuhan khusus:
- Untuk meminimalkan gangguan dan stres, pastikan rencana pelajaran tertata rapi
- Rayakan pencapaian kecil semua siswa, termasuk yang kesulitan belajar
- Selalu jaga sikap dan cara pandang yang positif
- Dukung siswa mencapai target yang realistis
- Selalu berkomunikasi dengan orang tua untuk memahami kemampuan siswa
- Pahami lebih jauh cara kerja program pendidikan khusus
- Luangkan waktu membantu siswa mengembangkan keterampilan sosial
Tingkatkan belajar dengan Speechify
Untuk siswa dengan kesulitan belajar, alat text to speech seperti Speechify dapat membantu proses belajar. Anak yang didiagnosis ADHD dan disleksia bisa meningkatkan kelancaran membaca dengan membaca sambil mendengarkan kata dibacakan ulang. Speechify adalah alat efektif dengan berbagai pilihan pengaturan belajar untuk pemahaman bacaan yang lebih baik.
Pengguna bisa mengatur kecepatan narasi sesuai kenyamanan. Agar anak lebih tertarik membaca sambil mendengarkan, suara narator bisa diganti dengan suara selebriti.
Speechify kompatibel di iOS, Android, dan browser Chrome. Mudah digunakan dan bisa membantu anak mengatasi hambatan belajar. Coba Speechify gratis hari ini.
FAQ
Apa 3 contoh strategi pengajaran efektif untuk siswa dengan kesulitan belajar?
Mengizinkan gerak, istirahat multisensorik, dan penggunaan teknologi bantu adalah 3 strategi efektif untuk siswa dengan kesulitan belajar.
Apa yang harus dilakukan guru sebelum menangani tantangan belajar?
Guru harus paham lebih dulu tentang perbedaan dan kesulitan belajar. Program pengembangan profesional memberi alat bantu dan strategi khusus untuk siswa berkebutuhan khusus. Siswa ini dapat berhasil dengan program yang disesuaikan.
Strategi apa yang sebaiknya dihindari untuk siswa dengan kesulitan belajar?
Penting untuk mengerti gaya belajar siswa berkebutuhan khusus berbeda. Memaksa duduk diam tidak akan menghilangkan hiperaktivitasnya. Menetapkan target di luar kemampuan mereka bisa membuat frustrasi. Tidak memberi waktu istirahat multisensorik juga tidak baik untuk prestasi mereka.

