Voice cloning, teknologi untuk meniru suara seseorang secara sangat realistis, telah berkembang pesat. Dengan teknik Speaker Verification to Text-to-Speech synthesis (SV2TTS), suara dapat diekstraksi secara efisien dari rekaman dan dipakai untuk membuat suara sintetis.
Bagaimana Cara Kerja Software Voice Cloning?
Software voice cloning umumnya memanfaatkan framework deep learning bernama PyTorch. Biasanya dibutuhkan banyak data (file audio) dari satu pembicara agar suara bisa dikloning dengan baik. Data ini kemudian dipakai untuk melatih model synthesizer dan vocoder dengan banyak parameter serta dependensi.
Secara garis besar, ada tiga komponen utama: encoder, synthesizer, dan vocoder. Encoder menghasilkan embed dari suara, synthesizer memakai embed untuk membuat spectrogram, lalu vocoder mengubah spectrogram jadi suara yang terdengar alami.
Teknologi ini bisa berjalan di CPU maupun GPU, dan beberapa sudah kompatibel dengan CUDA untuk mempercepat proses pelatihan di GPU. Walau bisa dijalankan di CPU, GPU sangat disarankan untuk kloning suara secara real time karena performanya jauh lebih kencang.
Dampak Voice Cloning GitHub
GitHub, sebagai platform open-source, menampung banyak repo aplikasi kloning suara. Proyek voice cloning GitHub seperti dari CorentinJ dan BenaAndrew memudahkan kolaborasi, pengembangan, dan distribusi teknologi kloning suara. Banyak proyek sudah menyertakan model pretrained agar pengguna bisa kloning suara tanpa perlu sumber daya komputasi besar atau keahlian deep learning mendalam.
Banyak proyek di GitHub, seperti repo Real-Time-Voice-Cloning, menyediakan kumpulan script Python dan utilitas untuk tugas text-to-speech (TTS) dan konversi suara. Tools seperti demo_toolbox.py memungkinkan pengguna mencoba teknologinya, sedangkan file README.md menjelaskan detail instalasi dan cara pakainya.
Tujuan & Fitur Voice Cloning
Voice cloning punya beragam manfaat, dari hiburan, seni, aksesibilitas hingga deteksi penipuan. Teknologi ini memungkinkan sintesis TTS multispeaker, pas untuk dialog realistis di konten multimedia. Juga bisa dimanfaatkan untuk membantu mengembalikan suara orang yang kehilangan kemampuan bicara karena masalah medis.
Fitur utama software voice cloning mencakup kemampuan meniru karakter unik suara, dukungan multi-bahasa, pengaturan kecepatan & pitch, serta kompatibilitas dengan OS seperti Linux. Juga tersedia API untuk integrasi ke aplikasi lain.
9 Software Voice Cloning Terbaik
- Speechify Voice Cloning: Speechify voice cloning terbaik. Kloning suara instan. Cukup tekan rekam di browser & bicara 30 detik, AI Speechify langsung menyalin suara Anda.
- Real-Time-Voice-Cloning: Proyek open-source di GitHub, tool Python untuk kloning suara hampir real time dengan data minim.
- iSpeech: Solusi TTS berkualitas tinggi yang menawarkan layanan kloning suara & layanan suara lainnya.
- Resemble AI: Platform tingkat lanjut dengan kloning suara custom & API yang mudah dipakai.
- Lyrebird: Kini bagian dari Descript, Lyrebird dikenal lewat kemampuan kloning suaranya yang mampu menciptakan 'suara digital' unik.
- CereVoice Me: Layanan dari CereProc yang memungkinkan pembuatan suara TTS unik dari rekaman pengguna.
- Voicepods: Menggunakan AI canggih untuk mengubah teks jadi suara alami sekaligus kloning suara.
- Modulate: Pengguna bisa membuat 'voice skins' unik & kustom.
- Voicery: Dikenal dengan sintesis suara berkualitas tinggi, termasuk suara custom.
Untuk memakai software ini, umumnya Anda perlu pip install paket yang dibutuhkan, memenuhi requirements.txt, lalu mengikuti petunjuk yang ada. Kebanyakan proyek mendukung Jupyter notebook (ipynb), CLI, atau Google Colab.

