Disleksia bisa menimbulkan banyak masalah, seperti kesulitan membaca kata dan mengurutkan huruf. Ada banyak penelitian soal disleksia, tapi masih banyak yang bertanya apakah ini diklasifikasikan sebagai gangguan belajar. Kalau iya, apa dampaknya untuk sekolah dan tempat kerja?
Disleksia menurut Americans with Disabilities Act (ADA)
American Dyslexia Association (ADA) mendefinisikan disabilitas sebagai gangguan mental atau fisik yang secara signifikan mengurangi kemampuan seseorang untuk menjalani kehidupan normal.
Namun alih-alih membuat daftar kondisi yang memenuhi syarat, organisasi ini menginstruksikan pengadilan untuk menilai setiap kasus secara individual. Mereka akan melihat seberapa besar kehidupan seseorang terpengaruh untuk menentukan kelayakannya.
Meski beberapa negara bagian punya kriteria berbeda, yang pasti – disleksia dianggap sebagai disabilitas (kecuali yang sangat ringan). Ini mengganggu kemampuan membaca, fungsi neurologis, dan belajar, sehingga ADA melindungi individu yang terdampak.
Orang dengan disleksia butuh dukungan untuk menghadapi tantangan di tempat kerja. Berikut yang bisa dilakukan pemberi kerja bagi mereka:
- Gunakan instruksi lisan daripada tertulis
- Gunakan teknologi bantu, seperti pena pemindai teks, software pembaca layar, dan mind map
- Tulis materi di kertas berwarna agar lebih mudah dibaca dan gunakan bahan multisensori
- Sorot poin penting agar tidak mudah terdistraksi & gejala disleksia lain
- Beri pegawai waktu lebih untuk menyelesaikan proyek
- Sampaikan info lewat berbagai format seperti audio, diagram, chart, gambar, dan video
- Dorong tim merekam pelatihan & rapat, jadi tak perlu mengandalkan ingatan/ catatan tertulis
- Jangan wajibkan pekerja disleksia menulis notulen rapat
Disleksia menurut Individuals with Disabilities Education Act (IDEA)
Individuals with Disabilities Education Act (IDEA) adalah hukum federal yang mengatur pendidikan khusus bagi penyandang disleksia. Anda perlu memahaminya untuk mengetahui apakah anak Anda memenuhi syarat Individualized Education Programs (IEP).
Secara historis, siswa hanya memenuhi syarat jika ada perbedaan signifikan antara kecerdasan dan prestasi akademisnya. Jika prestasi rendah karena IQ rendah, mereka tidak bisa mengakses layanan ini.
Panduan tersebut menimbulkan masalah karena tidak membantu siswa disleksia yang mengalami kesulitan belajar tapi tak memenuhi kriteria.
Untuk mengatasi ini, organisasi seperti International Dyslexia Association dan National Center for Learning Disabilities memperkenalkan kerangka kerja baru: Response to Intervention (RTI). Sistem ini meninggalkan strategi perbedaan dan menyediakan layanan setara untuk siapa pun yang mengalami kesulitan akademik.
Selain itu, Section 504 digabungkan ke dalam IDEA. Ini memberi perlindungan tambahan bagi individu dengan disabilitas yang tidak cukup berat untuk layanan khusus tapi tetap butuh akomodasi kelas dan tes. Disleksia termasuk dalam kategori ini.
Berikut hak yang dijamin Section 504 untuk pelajar disleksia:
- Penyandang disleksia boleh ikut semua kegiatan & program yang dibiayai pemerintah.
- Mereka harus bisa menerima layanan atau manfaat dari instansi publiknya.
- Prosedur, hak, & perlindungan di ADA juga ada di Section 504. Artinya, penyandang disleksia yang merasa didiskriminasi mendapat perlindungan hukum yang sesuai.
Agar memenuhi syarat Section 504, pelajar harus punya gangguan mental/fisik yang sangat membatasi minimal satu aktivitas utama berikut:
- Berbicara
- Melihat
- Bernafas
- Berjalan
- Mendengar
- Membaca
- Menulis
- Merawat diri
- Melakukan tugas manual
Karena disleksia memenuhi beberapa kriteria, memudahkan hidup penyandangnya adalah perhatian utama IDEA.
Bisakah mendapat tunjangan disabilitas untuk disleksia?
Social Security Administration (SSA) mengesahkan tunjangan disabilitas untuk berbagai kondisi seperti disleksia. Mereka mengatur manfaat dewasa lewat listing 12.11, termasuk disgrafia, diskalkulia, attention deficit hyperactivity disorder (ADHD), dan sindrom Tourette.
Untuk anak, SSA punya kriteria spesifik untuk gangguan belajar di listing 112.11
Kriteria tunjangan sama untuk dewasa dan anak.
Pertama, Anda harus sangat kesulitan belajar dan menguasai keterampilan akademis lain. Disleksia berat biasanya memenuhi syarat ini.
Kedua, Anda harus membuktikan disleksia sangat membatasi satu/dua area berikut:
- Menggunakan/memahami info (memahami prosedur/istilah, instruksi, menjawab, dan menjelaskan)
- Berinteraksi dengan orang lain (minta bantuan, interaksi sosial normal tanpa emosi berlebihan)
- Fokus & menjaga kecepatan (mulai dan menyelesaikan tugas tepat waktu)
- Mengatur & menyesuaikan diri (mengatur emosi, perilaku, melindungi diri, dan waspada risiko)
'Markedly' artinya kurang dari 'ekstrem', tapi lebih dari 'moderat'. Artinya disleksia sangat membatasi, tapi Anda masih bisa melakukan beberapa hal secara normal.
Namun membuktikan tingkat keparahan dan mendapat manfaat cukup menantang, apalagi jika hanya disleksia. Tanpa IQ rendah/ kondisi lain, hampir mustahil membuktikan ada keterbatasan yang memenuhi kualifikasi.
Peluang terbaik Anda adalah mendapat pendapat dari psikiater, psikolog, atau profesional.
Jika mereka mengisi form Residual Functional Capacity atau menulis surat, itu bisa membantu memenangkan kasus SSA Anda dan mendapat tunjangan. Anda juga bisa jadi kandidat lebih baik untuk Supplemental Security Income (SSI).
Hidup dengan disleksia – gunakan Speechify agar membaca lebih mudah
Hidup dengan disleksia tidak mudah. Meski bisa mendapat akomodasi kerja/ sekolah, layanan ini kadang belum cukup untuk belajar efektif atau meningkatkan rasa percaya diri.
Untungnya, Anda bisa coba text to speech (TTS) bernama Speechify.
Aplikasi berbasis OCR ini cocok untuk pelajar dan orang dewasa. Kemampuan utama yang dikembangkan adalah pemahaman bacaan.
Setelah Anda mengunggah buku panduan, worksheet, atau PDF, platform ini memakai suara berkualitas tinggi untuk membacakan teks Anda. Bagian yang dibaca disorot agar tak ada poin penting terlewat.
Dengan cara ini, Anda tidak perlu tegang saat membaca – Speechify membantu membacakannya untuk Anda.
Mulai uji coba gratis hari ini!
FAQ
Apakah disleksia termasuk spektrum autisme?
Disleksia dan autisme bisa terjadi bersamaan, tapi kedua gangguan ini tidak berkaitan erat.
Apakah ADHD dan disleksia termasuk disabilitas?
ADA mengakui disleksia dan ADHD sebagai disabilitas.
Disleksia masuk kategori disabilitas apa?
Disleksia dikategorikan sebagai gangguan belajar khusus. Ada empat tipe utama: surface dyslexia, phonological dyslexia, double deficit dyslexia, rapid naming deficit.
Apakah disleksia gangguan mental?
Bertentangan dengan anggapan umum, disleksia bukan gangguan mental. Ini tak berhubungan dengan IQ rendah, melainkan gangguan neurodevelopmental.
Bagaimana cara diagnosa disleksia?
Untuk diagnosa disleksia, dokter biasanya memeriksa gejala umum gangguan baca ini, seperti kesulitan mengurai kata.
Apakah disleksia berpengaruh ke fungsi otak?
Disleksia bisa memengaruhi fungsi otak dengan mengganggu pola pemrosesan informasi.
Apakah disleksia diturunkan secara genetik?
Disleksia dapat diwariskan/bersifat genetik.
Berapa persen populasi yang punya disleksia?
Sekitar 20% orang punya disleksia.

