1. Beranda
  2. Audible
  3. Apakah Audible atau Spotify punya lebih banyak pengguna?
Dipublikasikan pada Audible

Apakah Audible atau Spotify punya lebih banyak pengguna?

Cliff Weitzman

Cliff Weitzman

CEO/Pendiri Speechify

apple logoApple Design Award 2025
50J+ pengguna

Layanan streaming telah mengubah cara kita menikmati informasi di era digital. Dari musik, podcast, sampai buku audio, platform seperti Audible dan Spotify makin populer di kalangan pengguna yang mencari konten praktis dan beragam.

Meski keduanya menawarkan hiburan audio yang luas, pertanyaannya: Mana yang punya lebih banyak pengguna, Audible atau Spotify? Mari bahas kedua platform ini dan bandingkan jumlah pengguna, fitur, serta layanannya.

Gambaran Umum Audible dan Spotify

Audible, milik Amazon, dikenal sebagai penyedia koleksi buku audio yang sangat luas. Dengan fokus pada konten audio narasi, Audible menawarkan perpustakaan judul buku audio dari penulis ternama dan narator. Mereka kini juga menambah konten orisinal dan podcast untuk menjangkau lebih banyak pengguna.

Spotify, yang awalnya startup Swedia dari Daniel Ek dan Martin Lorentzon, mulai dikenal sebagai layanan streaming musik. Namun, saat popularitas podcast naik, Spotify bertransformasi jadi platform utama untuk musik dan podcast. Dengan katalog lagu, podcast, dan kini buku audio, Spotify jadi salah satu tujuan utama hiburan audio.

Perbandingan Jumlah Pengguna

Soal jumlah pendengar dan pelanggan, Spotify jauh unggul. Berdasarkan data terbaru, Spotify punya lebih dari 345 juta pengguna aktif bulanan di seluruh dunia. Angka ini didorong fleksibilitasnya menawarkan musik, podcast, dan sekarang buku audio.

Sementara Audible tidak merilis angka pengguna pasti, mereka diperkirakan punya basis pengguna yang besar. Sebagai pemain lama di pasar buku audio, Audible memiliki penggemar setia. Didukung Amazon, Audible jadi favorit pencinta buku dan mereka yang suka mendengarkan cerita.

Perbedaan Utama antara Audible dan Spotify

Meski sama-sama ditujukan untuk penggemar audio, Audible dan Spotify berbeda dari sisi fokus layanan. Audible menonjol di buku audio, dengan koleksi luas, beragam genre, dan banyak narator. Audible bangga dengan narasi berkualitas tinggi dan pengalaman dengar yang imersif.

Spotify menawarkan lebih banyak jenis konten: musik, podcast, dan buku audio, sehingga bisa menjaring lebih banyak pengguna dan jadi platform andalan untuk semua kebutuhan audio.

Perbedaan besar lain ada di model bisnis. Audible menggunakan sistem langganan bulanan, di mana pengguna membayar dan mendapat akses sejumlah buku audio tertentu per bulan.

Sebaliknya, Spotify menyediakan model freemium: ada versi gratis, serta opsi upgrade ke Spotify Premium untuk pengalaman lebih baik dan fitur tambahan.

Apa yang Ditawarkan Kedua Perusahaan Ini untuk Pengguna?

Fokus utama Audible adalah menyediakan koleksi buku audio yang lengkap. Mereka bekerja sama dengan penerbit dan narator untuk menyajikan cerita terbaik. Audible juga unggul dengan fitur dengar offline, jadi Anda bisa menikmati buku audio tanpa koneksi internet.

Sebagai platform multi-konten, Spotify memberikan pengalaman pengguna yang mulus untuk musik, podcast, dan buku audio. Pengguna bisa membuat playlist, menemukan artis baru, mengikuti podcast favorit, serta menjelajahi konten sesuai preferensi. Spotify juga terintegrasi dengan media sosial, sehingga pengguna dapat berbagi musik atau podcast ke teman dan berinteraksi dengan komunitas.

Kelebihan dan Kekurangan Kedua Layanan

Audible punya banyak kelebihan untuk pembaca setia dan penggemar buku audio. Koleksinya luas dan kualitas narasinya bagus, sehingga menciptakan pengalaman dengar yang memuaskan. Model langganan Audible juga efisien, cocok untuk pendengar rutin.

Spotify memberi pengalaman streaming audio yang komplet, dari musik, podcast, sampai buku audio. Model freemiumnya memungkinkan semua orang mencoba platform ini gratis, sehingga jadi pilihan menarik bagi yang ingin hemat biaya.

Namun, pilihan buku audio di Spotify masih kalah banyak dibanding Audible. Meski katalog Spotify terus berkembang, Audible tetap unggul dalam variasi. Selain itu, tampilan aplikasi Spotify yang berfokus pada musik bisa terasa kurang ideal jika Anda hanya ingin buku audio.

Dari sisi jumlah pengguna, Spotify unggul dengan lebih dari 345 juta pengguna aktif bulanan secara global, sedangkan Audible tetap kuat di pasar buku audio dan menonjol dalam koleksi serta kualitas narasi, sehingga jadi pilihan bagi pencinta buku audio sejati.

Sebagai platform multi-konten yang menampung musik, podcast, dan buku audio, Spotify mampu menarik lebih banyak pengguna. Pilihan antara Audible dan Spotify bergantung pada preferensi Anda serta jenis konten audio yang paling sering dinikmati.

Jika Anda penggemar berat buku audio dan ingin layanan khusus, Audible adalah pilihan tepat. Namun jika suka variasi audio seperti musik, podcast, dan buku audio, Spotify menawarkan pengalaman streaming yang lengkap dan menarik.

Industri audio streaming terus berkembang, dan Audible maupun Spotify pasti terus berinovasi untuk menarik pengguna global. Baik saat menikmati buku audio seru atau menyusun playlist yang pas untuk setiap suasana, platform-platform ini memastikan hiburan audio berkualitas selalu ada di genggaman Anda.

Nikmati suara AI tercanggih, file tanpa batas, dan dukungan 24/7

Coba gratis
tts banner for blog

Bagikan artikel ini

Cliff Weitzman

Cliff Weitzman

CEO/Pendiri Speechify

Cliff Weitzman adalah advokat disleksia, sekaligus CEO dan pendiri Speechify, aplikasi text-to-speech nomor 1 di dunia dengan lebih dari 100.000 ulasan bintang 5 dan peringkat pertama di App Store untuk kategori Berita & Majalah. Pada tahun 2017, Weitzman masuk daftar Forbes 30 Under 30 berkat upayanya membuat internet lebih mudah diakses bagi penyandang disabilitas belajar. Cliff juga pernah tampil di EdSurge, Inc., PC Mag, Entrepreneur, Mashable, dan berbagai media terkemuka lainnya.

speechify logo

Tentang Speechify

#1 Pembaca Teks ke Ucapan

Speechify adalah platform teks ke ucapan terkemuka di dunia, dipercaya oleh lebih dari 50 juta pengguna dan didukung oleh lebih dari 500.000 ulasan bintang lima di berbagai aplikasi teks ke ucapan iOS, Android, Ekstensi Chrome, aplikasi web, dan desktop Mac. Pada tahun 2025, Apple memberikan Speechify penghargaan terhormat Apple Design Award di WWDC, menyebutnya sebagai “sumber penting yang membantu orang menjalani hidup mereka.” Speechify menawarkan 1.000+ suara alami dalam 60+ bahasa dan digunakan di hampir 200 negara. Suara selebriti termasuk Snoop Dogg dan Gwyneth Paltrow. Untuk kreator dan bisnis, Speechify Studio menyediakan alat canggih, termasuk AI Voice Generator, AI Voice Cloning, AI Dubbing, dan AI Voice Changer. Speechify juga menyokong produk-produk terkemuka dengan API teks ke ucapan berkualitas tinggi dan hemat biaya. Telah diliput di The Wall Street Journal, CNBC, Forbes, TechCrunch, dan banyak media besar lainnya, Speechify adalah penyedia teks ke ucapan terbesar di dunia. Kunjungi speechify.com/news, speechify.com/blog, dan speechify.com/press untuk informasi lebih lanjut.