1. Beranda
  2. Buku
  3. Berapa biaya membuat audiobook?
Dipublikasikan pada Buku

Berapa biaya membuat audiobook?

Cliff Weitzman

Cliff Weitzman

CEO/Pendiri Speechify

apple logoApple Design Award 2025
50J+ pengguna

Berapa biaya membuat audiobook?

Audiobook mengubah cara orang menikmati cerita. Format ini merevolusi cara kita mengonsumsi tulisan, baik nonfiksi, domain publik , buku pelajaran, dan lain-lain. Anda juga bisa mendengarkan cerita sambil beraktivitas. Audiobook juga membantu penyandang disleksia atau kesulitan membaca menikmati cerita seru seperti orang lain. Dari penulis terkenal sampai indie, audiobook kini jadi bagian penting dunia literasi modern. Pendengar pun suka karena fleksibel dan sering kali lebih terjangkau daripada paperback atau eBook Kindle. Namun, membuat audiobook tidak selalu mudah atau cocok untuk semua penulis. Mari bahas beban kerja dan biaya awal yang dibutuhkan untuk produksi audiobook.

Biaya membuat audiobook

Penjualan audiobook terus naik setiap tahun. Namun, itu tidak selalu berarti menguntungkan bagi penulis atau studio. Bukan cuma soal cerita bagus, kualitas audio sangat memengaruhi popularitas audiobook. Karena itu, biaya rekaman biasanya jadi pos pengeluaran terbesar. Kabar baiknya, ada beberapa cara bagi penulis pemula untuk mengubah bukunya jadi audiobook dan menjangkau pasar baru:

Buat audiobook sendiri

Software dan hardware rekaman sekarang mudah didapat. Tapi, rekaman DIY tidak selalu murah atau direkomendasikan. Tidak semua penulis cocok sebagai narator, apalagi bila menulis dengan bahasa kedua. Produksi audio juga butuh skill teknis, dan alat rekam yang layak tidak murah. Sewa studio pun kadang kurang efisien jika Anda tidak rutin memproduksi audiobook baru. Berikut kebutuhan dasarnya:

  • Software rekaman profesional (misal, Audacity)
  • Mikrofon kondensor besar
  • Pop filter
  • Headphone berkualitas
  • Kedap suara
  • Komputer mumpuni
  • Audio interface

Mengerjakan sendiri memang bisa lebih mengontrol biaya, tapi peralatan murah biasanya menghasilkan kualitas pas-pasan. Bisa jadi Anda keluar $1.000 untuk kualitas standar, atau $5.000 lebih hanya untuk peningkatan kecil. Semua tergantung keahlian memakai alat dan voiceover. Belum termasuk biaya ACX, Audible, iTunes, dan layanan distribusi lain.

Sewa studio & sound engineer

Opsi populer lain adalah rekaman di studio profesional. Kadang ini justru lebih hemat daripada membeli seluruh perlengkapan sendiri. Sound engineer akan memastikan standar teknis audio tercapai. Namun, biaya sewa studio tetap tinggi, dan rekaman jarang selesai dalam sekali duduk. Banyak audiobook durasinya lebih dari lima jam, dan waktu rekam bisa sampai empat kali lipat. Tarif bisa mencapai $200 per jam di studio berkualitas yang berpengalaman menggarap audiobook. Itu belum termasuk editing dan penyempurnaan.

Sewa produser & narator profesional

Menyewa narator dan produser berpengalaman adalah cara paling aman untuk hasil maksimal. Produser tahu cara mengarahkan, mencatat, dan memaksimalkan tiap sesi rekaman. Selain itu, aktor suara atau narator profesional terbiasa bekerja efisien dan tidak membuang waktu. Tarif bisa sangat beragam. Selebriti biasanya meminta biaya muka, sedangkan lainnya memakai tarif flat atau per jam hasil akhir (PFH). Skema PFH membantu perencanaan, tapi dana tetap harus siap sebelum rilis.

Kerja sama dengan jasa produksi audiobook profesional

Kalau ingin praktis, serahkan semuanya ke jasa produksi audiobook profesional. Mereka mengurus seluruh proses. Anda juga bisa mendapat bimbingan jika ingin menjadi narator di studio profesional. Jasa produksi bisa membantu publikasi dan distribusi, tapi biayanya kadang tidak jauh beda, bahkan bisa lebih mahal dibanding merekrut tim sendiri.

Pengeluaran lain untuk audiobook

Selain biaya rekaman, ada beberapa pengeluaran lain yang perlu diperhitungkan:

  • Royalti narator—Beberapa aktor suara selebriti bekerja dengan kontrak hybrid: biaya muka plus persentase keuntungan.
  • Royalti penerbit—Penerbit yang mengurus semua, dari rekaman sampai distribusi, kadang juga mengambil royalti dari penjualan audiobook.
  • Biaya promosi—Iklan tidak termasuk ongkos rekaman atau jasa publishing. Tanpa promosi, penjualan bisa seret.
  • Ilustrasi—Meski bentuknya digital, audiobook tetap butuh kemasan dan desain cover. Sewa desainer jadi biaya tambahan.
  • Komisi marketplace—Saat menjual audiobook di Amazon atau platform serupa, distributor akan memotong komisi tiap kali buku terjual.

Dalam hal biaya, jangan lupa ada risiko rugi. Misalnya, jika dipasarkan lewat platform langganan seperti Amazon Audible atau Scribd, profit per audiobook bisa kecil karena anggota cukup bayar abodemen dan mendengarkan sepuasnya. Audiobook bajakan juga marak, memangkas penjualan seperti halnya musik dan film. Penting untuk menghitung potensi profit agar Anda tahu anggaran, total biaya produksi, dan kelayakan rilis audiobook Anda.

Dengar audiobook profesional dari Speechify

Kalau ingin melihat seperti apa layanan audiobook profesional, Speechify patut dicoba. Katalog Speechify berisi ratusan judul klasik dan ribuan pilihan lain yang bisa dibeli. Speechify melayani semua genre dengan rekaman berkualitas tinggi. Unduh aplikasi Speechify di perangkat favorit Anda, buat akun, lalu dengarkan audiobook profesional dari Speechify.

FAQ

Apakah membuat audiobook menguntungkan?

Audiobook bisa sangat menguntungkan jika Anda bisa menegosiasikan harga yang bagus, memakai jasa voiceover dan penerbitan berkualitas, serta punya buku yang sudah populer. Bestseller yang diubah ke audiobook punya peluang cuan jauh lebih besar.

Apakah butuh lisensi untuk membuat audiobook?

Lisensi hanya dibutuhkan jika Anda membuat audiobook dari karya orang lain. Anda wajib membayar dan membeli hak rekam, produksi, dan distribusi audiobook-nya.

Berapa lama membuat audiobook?

Satu jam voiceover bisa memakan waktu hingga empat jam rekaman bagi narator pemula. Profesional biasanya lebih cepat, tapi tetap perlu waktu tambahan untuk editing dan pascaproduksi.

Sudah berapa banyak audiobook yang dibuat?

Industri audiobook bernilai lebih dari $5 miliar dan terus tumbuh. Saat ini ada ratusan ribu audiobook yang beredar, dengan puluhan ribu judul baru terbit setiap tahun.

Nikmati suara AI tercanggih, file tanpa batas, dan dukungan 24/7

Coba gratis
tts banner for blog

Bagikan artikel ini

Cliff Weitzman

Cliff Weitzman

CEO/Pendiri Speechify

Cliff Weitzman adalah advokat disleksia, sekaligus CEO dan pendiri Speechify, aplikasi text-to-speech nomor 1 di dunia dengan lebih dari 100.000 ulasan bintang 5 dan peringkat pertama di App Store untuk kategori Berita & Majalah. Pada tahun 2017, Weitzman masuk daftar Forbes 30 Under 30 berkat upayanya membuat internet lebih mudah diakses bagi penyandang disabilitas belajar. Cliff juga pernah tampil di EdSurge, Inc., PC Mag, Entrepreneur, Mashable, dan berbagai media terkemuka lainnya.

speechify logo

Tentang Speechify

#1 Pembaca Teks ke Ucapan

Speechify adalah platform teks ke ucapan terkemuka di dunia, dipercaya oleh lebih dari 50 juta pengguna dan didukung oleh lebih dari 500.000 ulasan bintang lima di berbagai aplikasi teks ke ucapan iOS, Android, Ekstensi Chrome, aplikasi web, dan desktop Mac. Pada tahun 2025, Apple memberikan Speechify penghargaan terhormat Apple Design Award di WWDC, menyebutnya sebagai “sumber penting yang membantu orang menjalani hidup mereka.” Speechify menawarkan 1.000+ suara alami dalam 60+ bahasa dan digunakan di hampir 200 negara. Suara selebriti termasuk Snoop Dogg dan Gwyneth Paltrow. Untuk kreator dan bisnis, Speechify Studio menyediakan alat canggih, termasuk AI Voice Generator, AI Voice Cloning, AI Dubbing, dan AI Voice Changer. Speechify juga menyokong produk-produk terkemuka dengan API teks ke ucapan berkualitas tinggi dan hemat biaya. Telah diliput di The Wall Street Journal, CNBC, Forbes, TechCrunch, dan banyak media besar lainnya, Speechify adalah penyedia teks ke ucapan terbesar di dunia. Kunjungi speechify.com/news, speechify.com/blog, dan speechify.com/press untuk informasi lebih lanjut.