Berapa biaya membuat audiobook?
Audiobook mengubah cara orang menikmati cerita. Format ini merevolusi cara kita mengonsumsi tulisan, baik nonfiksi, domain publik , buku pelajaran, dan lain-lain. Anda juga bisa mendengarkan cerita sambil beraktivitas. Audiobook juga membantu penyandang disleksia atau kesulitan membaca menikmati cerita seru seperti orang lain. Dari penulis terkenal sampai indie, audiobook kini jadi bagian penting dunia literasi modern. Pendengar pun suka karena fleksibel dan sering kali lebih terjangkau daripada paperback atau eBook Kindle. Namun, membuat audiobook tidak selalu mudah atau cocok untuk semua penulis. Mari bahas beban kerja dan biaya awal yang dibutuhkan untuk produksi audiobook.
Biaya membuat audiobook
Penjualan audiobook terus naik setiap tahun. Namun, itu tidak selalu berarti menguntungkan bagi penulis atau studio. Bukan cuma soal cerita bagus, kualitas audio sangat memengaruhi popularitas audiobook. Karena itu, biaya rekaman biasanya jadi pos pengeluaran terbesar. Kabar baiknya, ada beberapa cara bagi penulis pemula untuk mengubah bukunya jadi audiobook dan menjangkau pasar baru:
Buat audiobook sendiri
Software dan hardware rekaman sekarang mudah didapat. Tapi, rekaman DIY tidak selalu murah atau direkomendasikan. Tidak semua penulis cocok sebagai narator, apalagi bila menulis dengan bahasa kedua. Produksi audio juga butuh skill teknis, dan alat rekam yang layak tidak murah. Sewa studio pun kadang kurang efisien jika Anda tidak rutin memproduksi audiobook baru. Berikut kebutuhan dasarnya:
- Software rekaman profesional (misal, Audacity)
- Mikrofon kondensor besar
- Pop filter
- Headphone berkualitas
- Kedap suara
- Komputer mumpuni
- Audio interface
Mengerjakan sendiri memang bisa lebih mengontrol biaya, tapi peralatan murah biasanya menghasilkan kualitas pas-pasan. Bisa jadi Anda keluar $1.000 untuk kualitas standar, atau $5.000 lebih hanya untuk peningkatan kecil. Semua tergantung keahlian memakai alat dan voiceover. Belum termasuk biaya ACX, Audible, iTunes, dan layanan distribusi lain.
Sewa studio & sound engineer
Opsi populer lain adalah rekaman di studio profesional. Kadang ini justru lebih hemat daripada membeli seluruh perlengkapan sendiri. Sound engineer akan memastikan standar teknis audio tercapai. Namun, biaya sewa studio tetap tinggi, dan rekaman jarang selesai dalam sekali duduk. Banyak audiobook durasinya lebih dari lima jam, dan waktu rekam bisa sampai empat kali lipat. Tarif bisa mencapai $200 per jam di studio berkualitas yang berpengalaman menggarap audiobook. Itu belum termasuk editing dan penyempurnaan.
Sewa produser & narator profesional
Menyewa narator dan produser berpengalaman adalah cara paling aman untuk hasil maksimal. Produser tahu cara mengarahkan, mencatat, dan memaksimalkan tiap sesi rekaman. Selain itu, aktor suara atau narator profesional terbiasa bekerja efisien dan tidak membuang waktu. Tarif bisa sangat beragam. Selebriti biasanya meminta biaya muka, sedangkan lainnya memakai tarif flat atau per jam hasil akhir (PFH). Skema PFH membantu perencanaan, tapi dana tetap harus siap sebelum rilis.
Kerja sama dengan jasa produksi audiobook profesional
Kalau ingin praktis, serahkan semuanya ke jasa produksi audiobook profesional. Mereka mengurus seluruh proses. Anda juga bisa mendapat bimbingan jika ingin menjadi narator di studio profesional. Jasa produksi bisa membantu publikasi dan distribusi, tapi biayanya kadang tidak jauh beda, bahkan bisa lebih mahal dibanding merekrut tim sendiri.
Pengeluaran lain untuk audiobook
Selain biaya rekaman, ada beberapa pengeluaran lain yang perlu diperhitungkan:
- Royalti narator—Beberapa aktor suara selebriti bekerja dengan kontrak hybrid: biaya muka plus persentase keuntungan.
- Royalti penerbit—Penerbit yang mengurus semua, dari rekaman sampai distribusi, kadang juga mengambil royalti dari penjualan audiobook.
- Biaya promosi—Iklan tidak termasuk ongkos rekaman atau jasa publishing. Tanpa promosi, penjualan bisa seret.
- Ilustrasi—Meski bentuknya digital, audiobook tetap butuh kemasan dan desain cover. Sewa desainer jadi biaya tambahan.
- Komisi marketplace—Saat menjual audiobook di Amazon atau platform serupa, distributor akan memotong komisi tiap kali buku terjual.
Dalam hal biaya, jangan lupa ada risiko rugi. Misalnya, jika dipasarkan lewat platform langganan seperti Amazon Audible atau Scribd, profit per audiobook bisa kecil karena anggota cukup bayar abodemen dan mendengarkan sepuasnya. Audiobook bajakan juga marak, memangkas penjualan seperti halnya musik dan film. Penting untuk menghitung potensi profit agar Anda tahu anggaran, total biaya produksi, dan kelayakan rilis audiobook Anda.
Dengar audiobook profesional dari Speechify
Kalau ingin melihat seperti apa layanan audiobook profesional, Speechify patut dicoba. Katalog Speechify berisi ratusan judul klasik dan ribuan pilihan lain yang bisa dibeli. Speechify melayani semua genre dengan rekaman berkualitas tinggi. Unduh aplikasi Speechify di perangkat favorit Anda, buat akun, lalu dengarkan audiobook profesional dari Speechify.
FAQ
Apakah membuat audiobook menguntungkan?
Audiobook bisa sangat menguntungkan jika Anda bisa menegosiasikan harga yang bagus, memakai jasa voiceover dan penerbitan berkualitas, serta punya buku yang sudah populer. Bestseller yang diubah ke audiobook punya peluang cuan jauh lebih besar.
Apakah butuh lisensi untuk membuat audiobook?
Lisensi hanya dibutuhkan jika Anda membuat audiobook dari karya orang lain. Anda wajib membayar dan membeli hak rekam, produksi, dan distribusi audiobook-nya.
Berapa lama membuat audiobook?
Satu jam voiceover bisa memakan waktu hingga empat jam rekaman bagi narator pemula. Profesional biasanya lebih cepat, tapi tetap perlu waktu tambahan untuk editing dan pascaproduksi.
Sudah berapa banyak audiobook yang dibuat?
Industri audiobook bernilai lebih dari $5 miliar dan terus tumbuh. Saat ini ada ratusan ribu audiobook yang beredar, dengan puluhan ribu judul baru terbit setiap tahun.

