Aktor Jimmy Stewart meninggal pada 1997, meninggalkan warisan yang melampaui zaman. Kini, lewat keajaiban AI dan teknologi kloning suara, suara merdunya kembali memukau pendengar melalui medium tak terduga—aplikasi meditasi dan tidur Calm.
Menjelajahi perpaduan warisan Hollywood dan kecerdasan buatan
Dalam persimpangan luar biasa antara nostalgia Hollywood dan teknologi mutakhir, suara ikonik James Stewart—aktor legendaris dari film klasik seperti It’s a Wonderful Life dan Vertigo—dihidupkan kembali lewat kecerdasan buatan (AI) untuk cerita pengantar tidur spesial di aplikasi Calm.
Siapa Jimmy Stewart?
James Stewart, sering dipanggil Jimmy Stewart, adalah sosok penting di era keemasan Hollywood. Lahir di Indiana, Pennsylvania tahun 1908, karier akting Stewart berlangsung lebih dari lima dekade dan meninggalkan jejak abadi di perfilman Amerika. Perannya dalam film terkenal seperti It’s a Wonderful Life, Vertigo, dan Rear Window memperkuat statusnya sebagai salah satu aktor terfavorit sepanjang masa.
Bakat akting Stewart membuatnya memenangkan banyak penghargaan, termasuk Academy Award for Best Actor dan Lifetime Achievement Award. Suaranya yang khas, hangat dan tulus, tetap dikenang penonton lintas generasi bahkan setelah wafatnya di 1997.
Tentang Respeecher
Respeecher adalah perusahaan perangkat lunak asal Ukraina yang fokus pada sintesis suara dan teknologi kecerdasan buatan. Frustrasi dengan suara robotik di gim dan sistem navigasi, mereka memanfaatkan AI dan pembelajaran mesin untuk menciptakan rekaman sintetis yang sulit dibedakan dari suara asli manusia. Kini, teknologi kloning suara ini digunakan pembuat film, produser TV, pengembang gim, pengiklan, podcaster, dan kreator konten. Meski ada risiko, Respeecher menerapkan kode etik yang ketat dan keamanan kuat. Perjalanan perusahaan bermula dari pertanyaan: Bisakah kita mengkloning suara manusia dan menukar suara? Kini, Respeecher bukti kekuatan teknologi dalam produksi audio, bahkan bisa menghadirkan kembali suara dari yang telah tiada.
Dari Hollywood ke aplikasi Calm
Dengan persetujuan keluarga dan ahli waris Stewart, suaranya baru-baru ini diciptakan kembali menggunakan teknologi kloning suara untuk versi spesial It’s a Wonderful Life di aplikasi Calm.
Calm adalah aplikasi tidur dan meditasi yang dikenal lewat seri cerita tidurnya yang inovatif dan dibacakan para selebritas, seperti Camila Cabello, Cynthia Erivo, Cillian Murphy, Harry Styles, Idris Elba, Jennifer Garner, Kate Winslet, Laura Dern, LeBron James, LeVar Burton, Lucy Liu, Mandy Moore, Matthew McConaughey, Michael Bublé, Nick Offerman, Priyanka Chopra Jonas, Regé-Jean Page, dan Shawn Mendes.
Nama Jimmy Stewart resmi bergabung saat Calm meluncurkan karya AI inovatif, It’s a Wonderful Sleep Story, kisah liburan bertema cinta, kehilangan, harapan, dan kebahagiaan, tayang eksklusif di aplikasinya pada 5 Desember 2023.
Bagaimana AI menghidupkan kembali Jimmy Stewart
Proyek ini dikembangkan bersama Respeecher, startup kloning suara AI, memakai teknologi canggih untuk menciptakan kembali suara Jimmy Stewart. CEO sekaligus co-founder Respeecher, Alex Serdiuk, menekankan tanggung jawab etis dan rasa hormat dalam prosesnya, menandai pentingnya memberi penghargaan atas karier gemilang Stewart.
Suara Stewart di Calm hasil AI bukan sekadar deepfake, tapi dibuat dengan cermat. Seorang aktor suara diminta menirukan gaya bicara Stewart. Lalu rekaman itu dikloning AI untuk menghidupkan seluruh cerita.
Persetujuan keluarga dan keberlanjutan warisan
Proyek ini mendapat persetujuan keluarga dan ahli waris Stewart, yang dikelola CMG Worldwide, memastikan rekreasi suara ini tetap sejalan dengan warisannya.
Kelly Stewart Harcourt, salah satu putri Stewart, mengungkapkan kegembiraan ayahnya menjadi pengisi suara cerita tidur terbaru Calm.
“Kami senang ayah kami menjadi suara cerita tidur terbaru Calm. Luar biasa apa yang dapat dilakukan teknologi dan menyenangkan melihat warisan ayah tetap hidup di musim liburan ini dengan cara baru, seperti membantu orang tidur nyenyak dan bermimpi indah,” ujarnya kepada Variety.
AI di hiburan: Menghidupkan ikon Hollywood
Suara buatan AI kini jadi tren di industri hiburan, melampaui sekadar sosok legendaris Hollywood seperti Jimmy Stewart.
Respeecher, startup yang sama dalam proyek ini, sebelumnya menghidupkan ulang suara Mark Hamill sebagai Luke Skywalker muda dalam The Mandalorian dan suara Darth Vader James Earl Jones untuk Obi-Wan Kenobi di Disney+.
Peran AI di dunia hiburan memang berkembang pesat, namun memicu perdebatan soal keaslian dan etika. Pembuatan ulang suara, seperti di biopik mendatang Edith Piaf, juga dikritik karena dinilai bisa eksploitasi.
Masa depan narasi buatan AI
Seiring kemajuan AI, batas di dunia hiburan makin luas. Jimmy Stewart versi AI di Calm jadi bukti perkembangan bercerita dan perpaduan teknologi dengan pesona klasik Hollywood.
Di dunia di mana suara masa lalu dihidupkan kembali lewat teknologi, keseimbangan antara inovasi dan tanggung jawab etika jadi tema utama.
Ketika narasi AI makin sering kita temukan di Netflix, CBS, Apple, dan lainnya, isu soal persetujuan, keaslian, dan pelestarian warisan pasti membentuk masa depan titik temu antara sejarah Hollywood dan AI ini.
Speechify Voice Over Studio – #1 alat voice over AI
Dengan 200+ suara sangat realistis layaknya aktor profesional, Speechify Voice Over Studio siap membantu Anda memilih suara sempurna untuk audiens Anda. Tak hanya itu, Speechify Voice Over Studio juga menyediakan tingkat kustomisasi tinggi, memungkinkan pengeditan rinci pada pelafalan, nada, dan intonasi. Bahkan Anda bisa mengkloning suara sendiri.
Untuk cerita tidur, berita, iklan, buku audio, atau proyek lain yang butuh voice over, Speechify Voice Over Studio memastikan hasil optimal di tiap tahap.
Rasakan masa depan voice over dan coba Speechify Voice Over Studio gratis hari ini.
FAQ
Di mana latar It’s a Wonderful Life?
It’s a Wonderful Life berlatar di Bedford Falls, New York, sebuah kota fiktif.
Apa retailer online paling populer di Amerika?
Amazon kini menjadi retailer online paling populer di Amerika dan menempati posisi teratas dalam survei masyarakat setempat.
Bagaimana aktor suara bisa tiru suara Trump?
Aktor suara dapat meniru suara Trump dengan mempelajari dan menirukan pola bicaranya yang khas, termasuk irama, nada, penekanan kata, dan gaya berbicara uniknya.

