1. Beranda
  2. Aksesibilitas
  3. Pembaca teks ke suara untuk tunanetra
Dipublikasikan pada Aksesibilitas

Pembaca teks ke suara untuk tunanetra

Cliff Weitzman

Cliff Weitzman

CEO/Pendiri Speechify

apple logoApple Design Award 2025
50J+ pengguna

Pembaca teks ke suara untuk tunanetra

Teknologi teks ke suara telah mengubah cara orang tunanetra dan orang dengan gangguan penglihatan mengakses informasi tertulis. Teknologi bantu ini menjadi penolong bagi mereka yang kehilangan penglihatan, dengan mengubah materi cetak dan teks digital menjadi kata-kata yang bisa didengar. Pada artikel ini, kami membahas pentingnya teknologi teks ke suara, tantangan yang dihadapi tunanetra, serta bagaimana teks ke suara dan teknologi bantu lainnya dapat meningkatkan kualitas hidup mereka.

Apa itu teks ke suara?

Teks ke suara (TTS) adalah teknologi yang mengubah teks tertulis, baik di buku cetak, halaman web, maupun dokumen digital, menjadi suara. Suara ini bisa dihasilkan oleh suara komputer atau suara sintetis mirip manusia, sehingga membantu tunanetra mengakses informasi lewat audio.

Membaca - tantangan terbesar bagi tunanetra

Bagi tunanetra, membaca adalah tantangan utama dalam aktivitas sehari-hari. Tidak adanya penglihatan membuat membaca secara visual menjadi mustahil atau sangat sulit, bergantung pada tingkat kehilangan penglihatan, sehingga dibutuhkan cara lain untuk mengakses informasi dan literatur.

Tantangan lain yang dihadapi tunanetra

Selain membaca, tunanetra juga menghadapi tantangan seperti:

  • Materi cetak yang tidak bisa diakses: Tunanetra sering kesulitan mengakses teks cetak seperti buku, surat kabar, dan dokumen yang bergantung pada elemen visual seperti warna teks, ukuran font, dan kontras.
  • Aksesibilitas web terbatas: Banyak situs web belum ramah disabilitas sehingga menyulitkan tunanetra yang memakai pembaca layar dan teknologi bantu untuk berselancar di internet.
  • Keterbatasan braille: Braille sangat penting sebagai sistem sentuh untuk membaca dan menulis, namun ketersediaan materi braille dan tingkat literasi braille masih menjadi tantangan.

Cara tunanetra membaca

Untungnya, tunanetra dapat menggunakan berbagai cara inovatif untuk membaca dan mengakses informasi. Cara ini biasanya mengubah teks tertulis ke bentuk non-visual yang dapat diakses. Beberapa pendekatan tersebut meliputi braille, buku audio, pembaca relawan, dan teknologi teks ke suara. Berikut penjelasannya:

Buku audio untuk tunanetra

Buku audio sangat bermanfaat bagi tunanetra, memungkinkan mereka "membaca" buku dan materi tertulis lainnya melalui narasi suara. Mereka bisa mendengarkan buku dan materi cetak, sehingga literatur dan informasi menjadi lebih mudah diakses dan dinikmati.

Pembaca relawan untuk tunanetra

Pembaca relawan sangat berperan membantu tunanetra mengakses konten tertulis. Para relawan ini membacakan langsung bahan cetak seperti buku, koran, atau majalah kepada tunanetra yang belum bisa mengakses buku audio atau teknologi bantu lainnya. Upaya mereka membantu tunanetra tetap mendapat informasi dan hiburan lewat kata-kata yang diucapkan.

Braille

Braille adalah sistem menulis yang menggunakan rangkaian titik timbul untuk mewakili huruf, angka, dan simbol. Braille memungkinkan tunanetra membaca dan menulis secara mandiri dengan sentuhan. Sistem ini umum dipakai pada buku, dokumen, label, dan tanda, sehingga orang dengan gangguan penglihatan bisa mengakses informasi cetak secara langsung dan mandiri.

Teks ke suara

Teknologi teks ke suara (TTS) adalah alat penting bagi tunanetra karena mengubah teks tertulis menjadi suara. Perangkat lunak dan perangkat khusus mampu membacakan konten digital seperti situs web, bahan belajar, dan dokumen, sehingga informasi dari internet dan media elektronik bisa diakses orang dengan gangguan penglihatan. Salah satu platform TTS adalah Speechify, yang membantu tunanetra mendengarkan teks digital maupun fisik.

Bagaimana teks ke suara membantu tunanetra dan orang dengan gangguan penglihatan

Dengan teknologi teks ke suara, mereka yang mengalami gangguan penglihatan dapat mengubah teks tertulis menjadi suara, membuka peluang pendidikan, komunikasi, dan kemandirian yang sebelumnya terbatas karena materi cetak. Platform TTS seperti Speechify bisa membantu mereka melalui:

  • Akses ke materi cetak: Teks ke suara memungkinkan tunanetra "membaca" berbagai materi seperti bahan belajar, halaman web, dokumen, dan papan tanda dengan bantuan OCR untuk mengubah teks jadi suara.
  • Aksesibilitas web: Pembaca layar dan TTS membuat halaman web bisa diakses dengan bacaan suara dan fitur tambahan seperti heading, link, dan teks alternatif gambar.
  • Braille yang lebih baik: Teks ke suara melengkapi display braille sehingga memberikan pengalaman audio-sentuh bagi tunanetra atau low vision.

Teknologi bantu terbaik untuk tunanetra

Di era digital, teknologi bantu adalah penolong utama bagi mereka dengan gangguan penglihatan. Bagi tunanetra, alat bantu yang tepat menjembatani keterbatasan dan partisipasi penuh di dunia digital. Berikut beberapa pilihan terbaiknya.

Layanan teks ke suara Speechify

Salah satu teknologi bantu terbaik adalah Speechify, aplikasi teks ke suara yang andal. Speechify mengubah teks digital atau cetak apa saja menjadi suara, sehingga mudah diakses tunanetra. Antarmuka yang ramah pengguna dan dukungan di banyak platform membantu tunanetra lebih mandiri. Fitur canggih seperti kecepatan baca yang bisa diatur, suara berkualitas tinggi, dan pemindaian OCR menambah kenyamanan penggunaan.

Pembaca layar

Pembaca layar populer seperti JAWS untuk Windows, VoiceOver untuk iOS & Mac OS, NVDA untuk Windows, Orca untuk Linux, dan Speechify di semua perangkat menyediakan dukungan teks ke suara dan braille yang lengkap, sehingga aksesibilitas meningkat. Teknologi ini memudahkan pengguna tunanetra mengoperasikan komputer, menjelajah web, dan berinteraksi dengan konten digital lewat suara, menjadikan dunia digital lebih inklusif.

Perangkat lunak OCR

OCR seperti Microsoft dan aplikasi pihak ketiga seperti Speechify memungkinkan tunanetra mengubah teks cetak ke format digital untuk diputar dengan TTS. Teknologi ini sangat penting untuk mengonversi dokumen fisik seperti buku dan dokumen cetak menjadi versi digital yang mudah diakses tunanetra.

Pembesar layar

Bagi low vision, perangkat lunak pembesar layar dan alat pembesar akan memperbesar tampilan dan meningkatkan keterbacaan teks serta gambar. Alat ini memudahkan membaca dan berinteraksi dengan antarmuka digital, situs web, dan dokumen, sehingga pengalaman digital jadi lebih nyaman.

Display braille refreshable

Display braille refreshable menggabungkan braille sentuh dengan TTS untuk pengalaman ganda—membaca dan mendengarkan sekaligus. Alat ini membantu tunanetra mengakses konten digital, berkomunikasi, dan memanfaatkan teknologi sambil menjaga literasi braille dan tetap menikmati kenyamanan teks ke suara, sehingga kemandirian dan inklusi meningkat.

Fitur aksesibilitas untuk tunanetra di iOS dan Android

Fitur aksesibilitas untuk tunanetra juga tersedia di perangkat iOS dan Android, dengan berbagai alat agar pengguna dengan gangguan penglihatan bisa memakai smartphone dengan leluasa. Berikut beberapa fitur kunci di kedua platform dan cara mengaktifkannya.

Fitur aksesibilitas di iOS

Berikut beberapa fitur aksesibilitas terbaik di iOS:

VoiceOver

VoiceOver adalah pembaca layar yang membacakan konten di layar perangkat iOS Anda. Aktifkan VoiceOver dengan langkah berikut:

  1. Buka aplikasi "Settings".
  2. Gulir ke bawah dan ketuk "Accessibility".
  3. Di bagian "VoiceOver", nyalakan tombolnya.
  4. Atur VoiceOver seperti kecepatan suara dan tingkat detail dengan memilih "Speech" atau "Rotor".

Zoom

Zoom memperbesar layar agar lebih mudah dibaca dan digunakan. Untuk mengaktifkan Zoom, cukup:

  1. Buka aplikasi "Settings".
  2. Gulir ke bawah dan ketuk "Accessibility".
  3. Di bagian "Vision", pilih "Zoom" lalu aktifkan tombolnya.
  4. Untuk memperbesar, ketuk layar dua kali dengan tiga jari. Gerakkan tiga jari untuk mengatur level zoom.

Magnifier

Fitur Magnifier mengubah kamera perangkat Anda menjadi kaca pembesar. Cara menyalakannya:

  1. Buka aplikasi "Settings".
  2. Gulir ke bawah dan ketuk "Accessibility".
  3. Di bagian "Vision", ketuk "Magnifier" dan aktifkan tombolnya.
  4. Tekan tombol home/side tiga kali untuk membuka Magnifier.

Fitur aksesibilitas di Android

Untuk pengalaman Android yang lebih aksesibel, gunakan fitur berikut:

TalkBack

TalkBack adalah pembaca layar bawaan Android yang memberi umpan balik suara untuk konten di layar. Ikuti langkah berikut untuk mengaktifkan TalkBack:

  1. Buka aplikasi "Settings".
  2. Gulir dan ketuk "Accessibility".
  3. Pada "Screen reader", ketuk "TalkBack" dan aktifkan tombolnya.
  4. Ikuti wizard untuk pengaturan tambahan.

Gestur pembesaran

Fitur ini memungkinkan Anda memperbesar bagian layar agar lebih jelas. Berikut cara menggunakan gestur pembesaran:

  1. Buka aplikasi "Settings".
  2. Gulir dan ketuk "Accessibility".
  3. Pada "Magnification gestures", aktifkan tombolnya.
  4. Ketuk layar tiga kali dengan satu jari untuk zoom, lalu seret dua jari untuk menggeser tampilan.

Select to Speak

Select to Speak membacakan teks yang dipilih di layar. Aktifkan Select to Speak dengan langkah berikut:

  1. Buka aplikasi "Settings".
  2. Gulir dan ketuk "Accessibility".
  3. Pada "Text to speech output", ketuk "Select to Speak" dan aktifkan tombolnya.
  4. Untuk menggunakan, ketuk tombol aksesibilitas (ikon tangan mengambang) lalu pilih teks yang ingin dibaca.

Mengapa Speechify adalah pembaca teks ke suara terbaik untuk tunanetra

Speechify adalah pembaca teks ke suara yang sangat membantu untuk tunanetra dan low vision. Platform yang mudah dipakai ini tersedia di web, ekstensi Chrome, serta aplikasi Android dan Apple. Speechify unggul dengan suara berkualitas tinggi dan mendukung banyak format, termasuk HTML, email, tampilan layar komputer, dan dokumen. Integrasi OCR-nya membantu tunanetra mengubah materi cetak menjadi audio. Tersedia juga opsi seperti pemilihan suara dan pengaturan kecepatan baca. Coba Speechify gratis hari ini untuk akses yang lebih mudah.

FAQ

Siapa yang dibantu Speechify?

Speechify membantu penyandang disleksia, kehilangan penglihatan, tunanetra, ADHD, multitasker, serta orang dengan disabilitas lain agar lebih mudah mengakses dan memahami konten tertulis lewat teknologi teks ke suara.

Bagaimana tunanetra menggunakan teks ke suara?

Tunanetra memakai teknologi teks ke suara lewat pembaca layar atau aplikasi seperti Speechify yang mengubah teks tertulis jadi suara, sehingga mereka bisa mendengar dan mengakses konten digital seperti situs, dokumen, dan pesan.

Apakah tunanetra bisa membaca pesan teks?

Ya, tunanetra bisa membaca pesan teks memakai alat teks ke suara seperti Speechify yang mengubah pesan menjadi suara atau braille, sehingga mereka bisa mengakses dan membalas pesan sendiri.

Apa yang dipakai tunanetra untuk membaca?

Tunanetra dapat membaca dengan braille, teks ke suara, buku audio, dan pembaca layar.

Nikmati suara AI tercanggih, file tanpa batas, dan dukungan 24/7

Coba gratis
tts banner for blog

Bagikan artikel ini

Cliff Weitzman

Cliff Weitzman

CEO/Pendiri Speechify

Cliff Weitzman adalah advokat disleksia, sekaligus CEO dan pendiri Speechify, aplikasi text-to-speech nomor 1 di dunia dengan lebih dari 100.000 ulasan bintang 5 dan peringkat pertama di App Store untuk kategori Berita & Majalah. Pada tahun 2017, Weitzman masuk daftar Forbes 30 Under 30 berkat upayanya membuat internet lebih mudah diakses bagi penyandang disabilitas belajar. Cliff juga pernah tampil di EdSurge, Inc., PC Mag, Entrepreneur, Mashable, dan berbagai media terkemuka lainnya.

speechify logo

Tentang Speechify

#1 Pembaca Teks ke Ucapan

Speechify adalah platform teks ke ucapan terkemuka di dunia, dipercaya oleh lebih dari 50 juta pengguna dan didukung oleh lebih dari 500.000 ulasan bintang lima di berbagai aplikasi teks ke ucapan iOS, Android, Ekstensi Chrome, aplikasi web, dan desktop Mac. Pada tahun 2025, Apple memberikan Speechify penghargaan terhormat Apple Design Award di WWDC, menyebutnya sebagai “sumber penting yang membantu orang menjalani hidup mereka.” Speechify menawarkan 1.000+ suara alami dalam 60+ bahasa dan digunakan di hampir 200 negara. Suara selebriti termasuk Snoop Dogg dan Gwyneth Paltrow. Untuk kreator dan bisnis, Speechify Studio menyediakan alat canggih, termasuk AI Voice Generator, AI Voice Cloning, AI Dubbing, dan AI Voice Changer. Speechify juga menyokong produk-produk terkemuka dengan API teks ke ucapan berkualitas tinggi dan hemat biaya. Telah diliput di The Wall Street Journal, CNBC, Forbes, TechCrunch, dan banyak media besar lainnya, Speechify adalah penyedia teks ke ucapan terbesar di dunia. Kunjungi speechify.com/news, speechify.com/blog, dan speechify.com/press untuk informasi lebih lanjut.