Speechify mengumumkan peluncuran program akses awal untuk SIMBA Voice Agents, menandai ekspansi besar dari platform intinya ke infrastruktur Voice Agent untuk bisnis. Perusahaan membuka akses layanan barunya dengan menyediakan 1.000.000 menit penggunaan Voice Agent bagi mitra awal terpilih, sebagai dorongan untuk mempercepat adopsi Voice AI di berbagai industri.
Apa itu SIMBA Voice Agents?
SIMBA Voice Agents adalah merek baru dari Speechify yang berfokus pada Voice Agent, dirancang untuk membantu bisnis membangun dan mengimplementasikan sistem voice AI untuk interaksi pelanggan, penjualan, dan alur kerja operasional. Langkah ini mencerminkan keyakinan Speechify bahwa Voice Agent bukan lagi teknologi eksperimental, melainkan akan menjadi bagian penting dari operasi bisnis modern. Mulai dari usaha kecil hingga perusahaan besar di sektor e-commerce, layanan, dan ritel, perusahaan memperkirakan Voice Agent akan menjadi alat standar untuk melayani pelanggan, penjualan, dan otomatisasi komunikasi. Speechify juga melihat adopsi yang terus berkembang ke instansi pemerintah dan individu, menjadikan peluang jangka panjangnya hampir menjangkau semua organisasi dan orang.
Tentang Voice Agents dari Speechify
Peluncuran ini didukung investasi internal bertahun-tahun di Speechify pada riset dan infrastruktur Voice AI. Perusahaan telah mengembangkan model text to speech, speech to text, diarization, dan speech to speech, serta membangun sistem pelatihan dan implementasi teknologi tersebut secara besar-besaran. Hingga kini, kemampuan ini mendukung Voice AI Productivity Assistant Speechify untuk lebih dari 50 juta pengguna. Dengan SIMBA, Speechify memperluas fondasi teknis ini ke kategori baru khusus Voice Agent, menggabungkan riset, infrastruktur, serta pengalaman go-to-market ke dalam satu solusi untuk bisnis.
Kisah di Balik Nama Merek Baru Speechify
Nama “SIMBA” mencerminkan pandangan perusahaan yang melihat Voice Agent sebagai sistem bertenaga suara yang kuat, sekaligus merujuk pada karakter singa ikonik yang menemukan suaranya. Speechify menyebut peluncuran ini sebagai langkah awal dari perubahan besar, menekankan bahwa adopsi masih sangat dini dan perusahaan berfokus membangun pertumbuhan jangka panjang.
Cara Speechify Membuat Voice Agents Lebih Mudah Diakses
Ekspansi Speechify ke Voice Agent dilakukan sambil menyoroti kesenjangan pasar saat ini. Meski alat AI non-suara diadopsi cepat, Voice Agent masih kurang dimanfaatkan, terutama karena mahal dan rumit diimplementasikan. Menurut Speechify, banyak solusi yang ada butuh usaha besar untuk setup tapi nilai yang diberikan belum sepadan, sehingga sebagian besar bisnis tidak dapat mengakses teknologi ini secara praktis. SIMBA hadir untuk menjawab itu dengan menjadikan Voice Agent lebih mudah diakses, skalabel, dan hemat biaya, agar adopsi luas lebih mudah tercapai.
Daftar Program Akses Awal Speechify untuk SIMBA Voice Agents
Dalam program akses awal, Speechify mengundang perusahaan dan pengembang untuk berbagi ide penggunaan Voice Agent. Mitra terpilih mendapat akses ke SIMBA Voice Agents dan didampingi langsung oleh Forward Deployed Engineers yang berkolaborasi intensif, termasuk lewat Slack, untuk mendesain, mengimplementasikan, dan meluncurkan use case. Perusahaan mengaku telah mendapat minat besar dari organisasi yang melihat peluang Voice Agent tapi belum punya sumber daya untuk mengeksekusi. Pendaftaran akses awal sudah dibuka, Speechify mendorong calon mitra mengirim ide dan use case melalui LinkedIn. Info lebih lanjut tentang SIMBA di simbavoice.ai.